Ruang Kosong Tanah Karo - Batak Traveler

Sunday, February 02, 2020

Ruang Kosong Tanah Karo





Mungkin nama RUANG KOSONG TANAH KARO tidak asing lagi bagi sebagian orang ditanah karo. Terkhusus nya bagi para penggiat literasi dan juga pecinta alam di tanah karo.

Walau komunitas ini termasuk komunitas baru, tapi nama nya kian cepat menyebar di antara komunitas2 lain nya berbaur dan menyebar layak nya sebuah virus. Virus yang bersifat positif bagi orang sekitar nya.

Komunitas ini  pertama kali lahir atau di bentuk  pada tahun lalu, tepatnya pada  tanggal 5 april 2019 di kabanjahe tanah karo.

Berhubunga domisili komunitas ini di tanah karo dan terbentuk nya lun di tanah karo. Maka para founder ini sepakat membubuhi dengan akhiran "tanah karo" di belakang nama komunitas nya.
Hingga saat ini basecamp mereka juga belum bisa di katakan permanen dikarenakan sulitnya mendapatkan dukungan dari orang2 sekitar untuk tempat/ basecamp yang layak
Oh ya awal terbentuk nya komunitas ini sekaligus menjadi basecamp pertama mereka berada di  "eger cafe" bertempat di jamin ginting desa ketaren. 

Berawal dari kesadaran mereka mengenai minim nya minat baca di tanah karo maka dua orang ini sepakat untuk membentuk sebuah komunitas yang bertujuan untuk menyebarkan virus literasi atau minat baca di tanah karo , termasuk jga untuk mengajak anak2 muda untuk bergerak, sadar dan perduli terkhusus nya tentang literasi di tanah karo

Nama mereka adalah Riszky Pramana Tarigan Dan Kevin Irwansyah. Mereka adalah 2 pemuda nekad dengan bermodalkan tekad yang kuat demi kemajuan literasi di tanah karo. Perlahan tapi pasti itu lah yang di pikiran mereka 

Menurut penuturan mereka Pergerakan Pergerakan selama ini sudah terbilang hampir mapan. Bagaimana tidak 2 kali bahkan lebih dalam seminggu mereka mengadakan lapak baca gratis tepat nya di halaman gedung DPRD tanah karo.  tidak hanya itu mereka juga mendirikan  rumah baca gratis menampung anak2 untuk membaca dan belajar tanpa kutipan speser pun. Mereka juga aktif dalam kegiatan outdor sambil menyebarkan virus2 literasi kepada siapa saja yang berminat singgah di lapak baca mereka.

Tidak sekali 2 kali mereka juga kerap di undang dalam berbagai acara untuk menututrkan dan membagikan pengalaman mereka membentuk sebuah komunitas literasi.

Saat ini ada  11 orang anggota yang aktif,dan ada 14 orang anggota  yg pasif berikut adalah susunan organisasi mereka
 Penasehat : JOY GINTING ( mahasiswa dan sekaligus kader HMI kendari)
ketua : Riszky Pramana Tarigan
Sekretaris : Ruben Ginting
Bendehara : Regatania


Menurut penuturan pria kelahiran 6 juli 1999 ini dalam rumah baca mereka sudah memiliki anak didik berkisar kurang lebih 10-15 orang. Dengan suku dan agama yang berbeda2, beberapa waktu lalu dan bahkan hingga saat ini komunitas ini masih sangat sering mengalami drop dalam masalah keuangan di karenakan minim nya donatur dan mereka harus membayar sewa rumah untuk tempat mereka mendidik anak2 didik mereka. Bahkan baru2 ini mereka baru saja pindah dikarenakan naik nya biaya sewa rumah yang mereka sewa sebelum nya.

sempat juga ada beberapa uluran tangan orang yang perduli akan komunitas ini, yang rela menyumbangkan lewat benda dan juga sejumlah uang. Sebut saja dari ibu "melanie soebono" yang pernah menyumbangkan beberapa buku kepada komunitas ini atas relasi oleh edyanta ginting, sehingga komunitas ini mendapat sumbangan buku dari ibu tersebut. 

Mereka sangat2 berharap akan muncul nya donatur2 baru baik berupa buku2 atau apa pun yang dapat membantu dan mendukung komunitas ini., Agar komumitas ini cepat berkembang dan menjadi lebih besar. Agar misi menyebarkan virus literasi semakin cepat terealisasi di tanah karo.

Ini adalah beberapa cuplikan foto- foto kegiatan mereka sehari-hari
































1 comment: