KAGUM, SUKA, SAYANG DAN CINTA - Batak Traveler

Monday, July 08, 2019

KAGUM, SUKA, SAYANG DAN CINTA



Pernahkah kalian berfikir tentang batasan-batasan mengenai ketertarikan terhadap seseorang? Apa itu suka, apa itu kagum, apa itu sayang, dan juga apa itu cinta.
Pada pandangan pertama, disaat orang mengatakan AKU CINTA PADAMU padahal itu baru pertemuan pertama kalian, perdana dalam melihat dan megetahui mu. Bisa dikatakan itu hanya sebuah lelucon ataupun gombalan pulau kelapa. Atau bahkan dapat disebut sebagai omong kosong yang tak masuk akal dan menjijik kan. Bagaimana tidak, dikau harus melalui tangga pertama untuk bias menginjakkan kakimu ketangga kesepuluh.
Dan kali ini aku akan bahas penjabaran dan batasan-batasan dari judul di atas.
kagum
Saat pertama kau melihat seseorang ku katakan omong kosong jikalau kau bilang kau cinta pada saat pertama melihatnya, terkecuali kau sudah lama mengenal nya, mungkin yang dikau rasakan hanya sebatas tertarik, atau pun kagum dengan nya. Mungkin karena keistimewaan nya ataupun kelebihan yang dia miliki tetapi tidak kau temui pada orang lain, mungkin dia memiliki bakat atau talenta yang kau gemar dan kau sukai. Nah ini lah yang dinamakan fase kagum terhadap seseorang
suka
mungkin kau telah mendalami lebih dalam terhadap seseorang yang kau kagumi sebelum nya, dan muncul rasa yang lebih dari sekedar kagum, dkau mulai menerima akan yg dia miliki dan terjadilah fase disaat dirimu mulai menyukai diri nya, menyukai setiap apa pun yang di lakukan nya. Dan fase ini masih sangat jauh dari FASE CINTA.
sayang
di saat fase sayang, aka nada muncul sikap takut kehilangan tanpa memikirkan resiko lain di belakang nya, di fase ini kau akan selalu ingin bersama setiap saat, setiap detik dengan orang yang kau sayang.
Selalu timbul rasa rindu walau hanya sebentar saja tidak bersama, ingin selalu tertawa bersama, bercanda bersama dan kemana pun kalau  boleh sama, di fase  ini lah orang sering menyebut yang begini sebagai BUCIN, jikalau belum tau apa itu bucin, silahkan cari tahu dahulu,

Sebenarnya dalam fase sayang ini adalah fase yang kejam, ibarat kata nya kau menganggap pasangan mu ini adalah sebuah boneka mu, sebuah robot mainan mu, atau pun sebuah mainan kesayangan mu. Yang kau bawa kemana pun yang kau jiniing kemana pun menurut selera dan kehendak mu tanpa ingin terlepas walau hanya sebentar saja.
Disini lah terpacu egois yang sangat besar, keras kepala yang kian memicunya emosi keinginan diri sendiri, kecemburuan mendalam. Tanpa kau sadari ini membuat nya kehilangan jati diri nya yang sebenar  nya.
Bagaimana tidak, di kau tempah sesuai boneka yang kau inginkan dan tanpa memikirkan jati diri dia yang sebenar nya. Di fase ini lah banyak pasangan-pasangan muda tersiksa dan sulit membedakan mana itu cinta dan mana itu sayang. Sebenarnya kehidupan nya berbeda dengan yang kau inginkan tetapi kau memaksa agar dia seperti yang kau inginkan, tanpa memikirkan apakah itu yang terbaik untuk dia.
Cinta
Dan tahap yang paling jauh adalah tahap cinta, ini lah yang paling sulit di gapai sebanar nya paling sulit dilakukan dan di terima oleh manusia satu dengan yang lain nya.
Bagaimana tidak disini pengorbanan keegoisan dan bahkan kerelaan sangat-sangat di tuntut di fase ini  di saat kau cinta dengan seseorang kau rela melakukan apa pu, APA PUN itu tanpa piker panjang lagi. Yang tidak mungkin kau lakukan pun akan kau lakukan demi orang yang kau cinta.
Secara sederhana membedakan antara sayang dan cinta sangat lah mudah. Ibarat kata ada sepucuk bunga jikalau kau sayang, kau akan petik bunga tersebut untuk menjadi milik mu sendiri tanpa kau pikiri bagaimana nasib bunga itu kelak, jikalau kau cinta, kau tidak akan memetic bunga itu kau akan biarkan kau akan menjaga dan merawat bunga itu, karena kau sadar dengan memetik bunga itu sama saja kau akan merenggut kebahagiaan dan juga masa depan bunga itu.
Dengan kisah lain yang sangat dalam, pasangan mu kedapatan mendua, jikalau kau sayang kau pasti memutusakan nya tanpa alasan, kau akan pergi dan meninggalkan nya tanpa bertanya sedikit pun dank au akan menyimpan dendam yang sangat mendalam, mungkin tidak untuk di balas, tetapi untuk membantu mu menghapus setiap rasa yang pernah ada.

Tetapi berbeda dengan fase cinta, hal yang pertama kau lakukan adalah bertanya, bertanya secara logis, “ KAU PILIH AKU ATAU DIA” jikalau dia memilih kau pertanyaan selanjut nya iyalah “KENAPA KAU LAKUKAN INI” bukan membabi buta, emosi dan mengamuk sesuka mu di saat pertanyaan kedua banyak penyebabnya, ntah mungkin salah di dirimu, atau pun salah dimana, dan disini akan ada sikap untuk self correction dan sama-sama ingin memperbaiki. Kedewasaan sangat di tuntut di kisah ini, karena pada dasar nya tidak ada manusia yang di lahirkan saling cocok, tetapi pasangan yang baik akan pandai untuk menyikapi dan menutupi ketidak cocokan tersebut

Salam literasi

Kabersimatupang.com
Berastagi, 9 juli 2019






2 comments: